Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Daerah Batu Kalang Bagi Nelayan Pesisir Selatan dari Hasil Laut
Kata Kunci:
Pembangunan pedesaan pesisir, Teknologi informasi, Teknologi tepat gunaAbstrak
Masyarakat disekitar Nagari batu kalang kabupaten Pesisir Selatan Sebagian besar merupakan masyarakat dengan dua mata pencahariannya yaitu nelayan pada saat musim tertentu untuk melaut dan berdagang pada saat musim badai yang mengakibatkan masyarakat tersebut tidak bisa melaut. Permasalahan terbesar adalah masih sangat rendahnya keikutsertaan masyarakat dalam pembangunan kawasan pesisir, hal ini menyebabkan masyarakat lokal kurang memiliki keterikatan dengan lingkungannya, terutama pada mata pencaharian sebagai nelayan setempat. Kurangnya ilmu pengetahuan, tingkat pendidikan yang masih belum tercapai dengan program pemerintah, serta masyarakat lokal masih belum memiliki dan teknologi tepat guna yang dapat membantu mempermudah nelayan dalam mencari ikan sebagai mata pencahariannya. Program pengabdian kepada masyrakat ini bertujuan untuk melalukan pembedayaan dan pelatihan kepada masyarakat setempat dalam memberikan solusi, meminimalisir permasalahan yang terjadi khususnya sektor perikanan di nagari setara nanggalo wilayah batu kalang pesisir nelayan. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat dilakukan metode ceramah, diskusi dengan pendekatan partisipatif Logical Framework Approach, pengelolaan hasil laut dengan teknologi tepat guna untuk menjaga kualitas ikan tetap segar sampai tujuan, serta cara pemasaran yang efektif dengan sasaran program pengabdian adalah kelompok nelayan.
Referensi
A. Kuntoro, Aplikasi Dasar-dasar Komputer Akuntansi Menggunakan MYOB Accounting. Yogyakarta: Andi, 2008.
A. Charles, Sustainable fishery systems. John Wiley & Sons, 2023.
S. Rais, L. A. Latif, and B. Tjiroso, “Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Nelayan Di Pesisir Pantai Desa Toniku Jailolo Selatan,” Patria Artha J. Community, vol. 2, no. 1, 2022.
E. Y. A. Gunanto, D. Darwanto, and I. Susilowati, “Peningkatan Potensi Desa Pesisir Dengan Pemberdayaan Masyarakat Lokal,” in Prosiding Seminar Nasional Unimus, UNIMUS, 2019.
R. Fadilah, “Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Desa Melalui Kewirausahaan Berbasis Sumber Daya Pesisir di Desa Mattiro Tasi Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang,” Universitas Negeri Makassar, 2019.
S. Mulyadi, Ekonomi Kelautan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2007. doi: Ekonomi Kelautan.
S. K. W. Prihantoro, “ANALISIS PERBANDINGAN IMPLEMENTASI PENDEKATAN BALANCED SCORECARD DAN LOGICAL FRAMEWORK APPROACH DALAM PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIK (STUDI PADA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA),” ABIS Account. Bus. Inf. Syst. J., vol. 9, no. 3, May 2021, doi: 10.22146/abis.v9i3.65950.
C. A. Sekar Negari, I. Triarso, and F. Kurohman, “ANALISIS SPASIAL DAERAH PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP GILL NET DI PERAIRAN PASIR, KABUPATEN KEBUMEN, JAWA TENGAH,” J. Perikan. Tangkap Indones. J. Capture Fish., vol. 1, no. 3, 2017.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rio Rahmat Yusran, Nanda Harry Mardika, Resadana Yusran, Robi Zarianto, Rivo Handayani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


